Posted March 22, 2017 by admin in Berita

Lokakarya : “Peluang dan Tantangan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 di Indonesia”

???????????????????????????????
???????????????????????????????

“Proses Voluntary National Review adalah proses yang partisipatif, oleh karena itu kita, Kemenlu, perlu input dari kalian (akademisi, praktisi, pemerintah) yang ada di sini.” – Asianto Sinambela, Diplomat Fungsional Kementerian Luar Negeri Indonesia.

 Lokakarya dengan judul “Peluang dan Tantangan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 di Indonesia” dilaksanakan di gedung Center for Research and Community Service (CRCS) Kampus ITB tanggal 16 Maret 2017 dengan dasar pernyataan dari Pak Asianto Sinambela tersebut. Tantangan Indonesia dalam jangka waktu dekat adalah menghadapi proses evaluasi yang dilakukan oleh aktor-aktor internasional mengenai terlaksananya program yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Evaluasi ini dikenal sebagai Voluntary National Review (VNR) yang dikoordinasi oleh UNDP sebagai poros penyelenggara SDGs. Review yang akan dilakukan akan mencakup berbagai aspek dari pembangunan Indonesia, baik terkait sektor-sektor lokal, maupun kerjasama global yang mendukung pembangunan tersebut. Menjawab tantangan ini, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Program Magister Studi Pembangunan SAPPK ITB menyelenggarakan lokakarya yang ditujukan untuk menjelaskan berbagai substansi permasalahan dari SDGs ini.

Dekan Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, Bapak Prof. Dr.-Ing. Ir. Widjaja Martokusumo berkenan membuka dan memberikan sambutan pada acara lokakarya “Peluang dan Tantangan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Program Magister Studi Pembangunan SAPPK ITB tersebut.

                                                   ???????????????????????????????

Bapak Muhsin Syihab, S.IP., M.A selaku Direktur Pembangunan, Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memberikan cindera mata kepada Dekan Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB, Bapak Prof. Dr.-Ing. Ir. Widjaja Martokusumo

Lokakarya ini diisi oleh Bapak Muhsin Syihab, S.IP., M.A selaku Direktur Pembangunan, Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kemenlu, Bapak Dr. Ir. Iwan Kustiwan, MT selaku Ketua Program Magister Studi Pembangunan, Bapak Harry Prabowo selaku Kasubdit Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan dan Perubahan Iklim, Direktorat PELH Kemenlu, Bapak Prof. Ir. Haryo Winarso, M.Eng., Ph.D selaku Guru Besar Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB. Keempat pembicara ini mengupas bagaimana SDGs terbentuk dan apa yang telah dilakukan Indonesia dalam upayanya memenuhi ini. Poin penting dari lokakarya ini adalah kebutuhan sinergi antara berbagai elemen masyarakat, pemerintah dan praktisi dunia usaha untuk saling melengkapi kebutuhan mereka dalam memenuhi standarisasi VNR ini.

* Materi Seminar :

werb 9